Suasana ricuh dalam pertemuan Manajemen Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Bunda dengan keluarga korban vaksin palsu. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
"Ada ratusan pa, gimana anak-anak kami. Apa indikasinya 21 anak itu, banyak ratusan anak. Gimana pertanggungjawaban bapak,"
Teguh pun tetap menjawab hal yang sama.Pihaknya menegaskan bahwa RSIA tetap memberikan vaksinasi ulang dan menunggu data dari Kemenkes untuk melakukan vaksinasi ulang kepada pasien lainnya yang diduga menerika vaksin
"Data sudah kami berikan. Yang lainnya menunggu verifikasi kembali," ungkapnya.
Komentar
Berita Terkait
-
IDI Tuding Kemenkes "Lempar Bola" Terkait Kasus Vaksin Palsu
-
Ibu Duga Anaknya Divaksin Palsu, Tapi Dokter Bilang Alergi Susu
-
Ahok Minta Masyarakat Tak Resah Soal Peredaran Vaksin Palsu
-
Vaksin Palsu, IDI Tuding Ada Upaya Menyudutkan Profesi Dokter
-
Tak Tahu Vaksinnya Abal-abal, Dokter I Imunisasi Anak dan Cucunya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat