Suara.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, tidak ingin sesumbar dengan kansnya kembali merebut mahkota juara dunia MotoGP yang melayang direbut kompatriotnya dari Spanyol, Jorge Lorenzo, tahun lalu. Peluang Marquez kembali merajai MotoGP tahun ini tergolong besar.
Ini mengingat perolehan poinnya yang terpaut 48 poin dari Lorenzo yang berada di peringkat kedua dengan 122 poin. Keterpautan yang cukup jauh ini tak lepas dari kemenangan pada MotoGP Jerman akhir pekan lalu.
Sukses di Jerman itu sekaligus menegaskan dominasi pebalap yang dijuluki The Baby Alien ini di Sirkuit Sachsenring yang telah memenangi balapan selama empat musim berturut-turut. Namun demikian, Marquez tidak ingin cepat berpuas diri.
Baginya, kompetisi baru sampai pada setengah perjalanan. Masih ada sembilan seri yang harus dilakoni, dimana segala kemungkinan untuk gagal meraih mahkota juara dunia ketiganya di MotoGP masih mungkin terjadi.
"Kemenangan diJerman ini penting untuk kepercayaan diri saya, tapi saya tidak ingin percaya diri yang terlalu berlebihan," kata Marquez, 23 tahun.
"Pada 2014 saya meraih kemenangan beruntun di Misano dan Aragon, tapi setelah itu kehilangan 50 poin. Masih ada setengah musim. Masih banyak poin yang harus direbut dan apa yang telah terjadi di paruh musim pertama masih mungkin kembali terjadi di sisa musim," lanjut Marquez. (Ojo)
Berita Terkait
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Inikah Wujud Skuter Listrik Honda Terbaru yang Bakal Temani CUV e:? Pakai Dek Rata dan Baterai Tanam
-
Mei Berseri Bebas Rugi, DP Skutik Honda Kini Cuma Sejuta Plus Asuransi
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar