Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dijadwalkan mengunjungi Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Rabu (20/7/2016). Agenda utama kunjungan ini adalah melihat dari dekat proses identifikasi jenazah Santoso yang dilakukan tim DVI (disaster victims identification) Mabes Polri di RSU Bhayangkara Palu.
Sesuai jadwal kunjungan kerja yang diperoleh dari Polda Sulteng Selasa malam, Kapolri dijadwalkan tiba di Bandara Mutiara Sis Aldjufri pada pukul 15.00 Wita untuk kunjungan sekitar lima jam di ibu kota Sulawesi Tengah ini.
Dari bandara, Kapolri dan rombongan akan langsung ke RSU Bhayangkara Palu, tempat jenazah Santoso, gembong teroris yang tewas tertembak Satgas Operasi Tinombala bersama anak buahnya Mohtar diotopsi dan diidentifikasi.
Usai mengunjungi RSU Bhayangkara, Kapolri akan memberikan keterangan pers di Mapolda Sulteng dilanjutkan pengarahan kepada seluruh jajaran kepolisian di lingkungan Polda setempat.
Setelah itu Kapolri akan kembali ke Jakarta dari Bandara Mutiara sekitar pukul 20.00 WITA.
Kunjungan Kapolri ini terkait erat dengan keberhasilan Satgas Operasi Tinombala menembak mati Santoso alias Abu Wardah yang dikenal sebagai Amir Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) dan seorang pengikutnya Mochtar dalam kontak tembak di hutan pegunungan Poso Pesisir, Senin (18/9/2016) sekitar pukul 17.00 WITA. (Antara)
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004