Suara.com - Penulis naskah pidato Melania Trump, istri capres Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump, akhirnya buka suara soal tudingan penjiplakan sebagian kata-kata pidato Michelle Obama delapan tahun silam, dalam pidato Melania. Staf Trump di kantor real estate yang ia kelola, Meredith McIver, si penulis naskah, mengaku membuat kesalahan.
Lansiran Dailymail, Meredith mengeluarkan pernyataan pada Rabu (20/7/2016), bahwa dirinyanlah yang menulis naskah pidato Melania. Ia juga mengaku tidak sengaja menulis kata-kata Michelle, yang didiktekan kepadanya oleh Melania lewat sambungan telepon.
"Saya tidak memeriksa pidato-pidato Nyonya Obama lebih dahulu. Ini kesalahan saya, dan saya merasa telah membuat kekacauan, saya meminta maaf kepada Melania dan keluarga Trump, juga kepada Nyonya Obama," katanya. "Saya tidak sengaja," tambahnya.
Belakangan terungkap bahwa McIver, penulis untuk perusahaan Trump, adalah simpatisan Partai Demokrat, saingan Partai Republik di pilpres AS.
McIver meminta diberhentikan pada Selasa. Namun keluarga Trump menolak permintaannya untuk mundur.
"Tuan Trump berkata kepada saya bahwa orang pasti berbuat salah dan kita belajar dan berkembang dari kesalahan itu," kata McIver.
Adalah The New York Times, yang pada Rabu (20/7/2016) pertama kali mengidentifikasi McIver sebagai staf yang bertanggungjawab menulis naskah pidato Melania. McIver pernah menggarap beberapa buku Trump, termasuk "How to Get Rich" dan "Think Like a Billionaire".
Seperti diberitakan sebelumnya, pidato Melania Trump, istri Donald Trump, capres AS dari Partai Republik, pada Konvensi Partai Republik, Senin (18/7/2016) memicu kontroversi. Pidato Melania memuat beberapa kalimat yang amat mirip dengan kalimat-kalimat dalam pidato Michelle Obama, istri Barack Obama, dalam Konvensi Partai Demokrat tahun 2008 silam.
Nahas, ada sebagian dari pidato 15 menit Melania yang amat mirip dengan pidato Michelle, dalam Konvensi Partai Demokrat tahun 2008, sebagai dukungan kepada Barack Obama, yang kala itu terpilih sebagai capres partai berlambang keledai.
"Orangtua saya menekankan kepada saya bahwa saya harus bekerja keras untuk meraih apa yang saya inginkan dalam hidup, bahwa ucapan saya adalah jaminan saya, dan saya harus melakukan apa yang saya katakan dan menepati janji, bahwa saya harus memperlakukan orang dengan hormat," kata Melania, mantan model dan perancang perhiasan kelahiran Slovenia itu.
"Mereka mengajari saya untuk menunjukkan nilai-nilai dan moral dalam hidup sehari-hari. Itu adalah pelajaran yang saya teruskan kepada anak-anak kami," lanjutnya.
"Dan kami harus meneruskan pelajaran tersebut kepada generasi-generasi selanjutnya, karena kita ingin anak-anak kita di negeri ini tahu bahwa satu-satunya batas prestasi mereka adalah kekuatan mereka untuk bermimpi dan kemauan untuk mewujudkannya," ujar Melania.
Sementara, pada tahun 2008, Michelle Obama berkata dalam pidatonya, "Barack dan saya dibesarkan dengan nilai-nilai yang sama: bahwa saya harus bekerja keras untuk meraih apa yang saya inginkan dalam hidup, bahwa ucapan saya adalah jaminan saya, dan saya harus melakukan apa yang saya katakan dan menepati janji, bahwa saya harus memperlakukan orang dengan hormat".
"...Dan Barack Obama dan saya siap untuk membangun kehidupan dengan pedoman nilai-nilai ini, dan meneruskannya kepada generasi selanjutnya," tambah Michelle.
"Karena kami ingin anak-anak kami, dan semua anak-anak di negeriini, untuk mengetahui bahwa batasan pencapaian mereka adalah mimpi dan kemauan untuk mewujudkannya," tutup Michele. (Dailymail/Reuters)
Berita Terkait
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump
-
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
-
Donald Trump Ancam Bikin Iran 'Kiamat Lebih Cepat'
-
Siap-siap Rakyat Indonesia Bisa Ikut Merana Jika Amerika Invasi Iran
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!