Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mengatakan hingga kini jumlah anak terlantar di Indonesia masih tinggi. Ia berharap, Program Keluarga Harapan (PKH) yang hingga kini masih berjalan bisa menekan angka anak terlantar, minimal mengembalikan mereka ke sekolah.
"Hari ini masih ada sekitar 4,1 juta anak terlantar di indonesia, itu program PKH yang kita harapkan, semoga dapat menyisir setiap anak kembali ke sekolah," kata Khofifah, di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2016).
Sementara itu, hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 juli 2016 yang akan datang, diharapkan menjadi momentum untuk berefleksi terhadap kondisi anak di Indonesia.
Khofifah berharap, pada hari anak yang tinggal 2 hari lagi, menjadi sebuah upaya untuk mencapai kesejahteraan anak.
"Hari Anak Nasional tahun ini, mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan perlindungan, kebahagiaan anak Indonesia," tutur Khofifah.
Untuk diketahui, perayaan anak tahun ini mengangkat sebuah tema Akhiri Kekerasan Pada Anak. Puncak perayaannya yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2016 akan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri