Suara.com - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, menggandeng Senator AS Tim Kaine sebagai calon wakilnya pada hari Jumat (22/7/2016), untuk mendampinginya dalam perebutan kursi di Gedung Putih. Clinton akan bertarung dengan Donald Trump, capres dari Partai Republik dalam Pemilihan Presiden 8 November mendatang.
Keputusan Clinton untuk memilih Kaine, yang menyebut dirinya sendiri politikus "membosankan" asal Virginia, dianggap bisa menarik pemilih dari kalangan moderat. Namun, di kalangan kelompok liberal, Kaine kurang populer lantaran keberatannya memberikan advokasi terhadap pakta perdagangan bebas Asia.
Mantan gubernur Virginia dan wali kota Richmond memenuhi kriteria Clinton, bahwa wakil presiden harus siap mengambil alih jabatan presiden apabila diperlukan.
Pengumuman untuk menggandeng Kaine disampaikan Clinton melalui akun Twitter dan sebuah pesan tertulis yang ia kirim kepada para pendukungnya di hari pertama kampanye di Florida. Ia menelepon Kaine soal penunjukkan dirinya, 40 menit sebelum Clinton membuat pengumuman tersebut.
"Saya bersemangat untuk memberitahu anda soal hal ini: Saya memilih Senator Tim Kaine sebagai calon wakil saya. Ucapkan selamat datang padanya di tim saya," katanya dalam pesan singkat tersebut.
Kaine, (58), mengalahkan dua bakal calon lainnya, Cory Booker, senator AS asal New Jersey dan Menteri Pertanian Tom Vilsack, demikian disampaikan seorang sumber dari Partai Demokrat.
Clinton juga memilih mengesampingkan sejumlah kandidat yang dinilai lebih bisa merangkul pemilih di kalangan kaum liberal dan aktivis Hispanik. Beberapa diantaranya adalah Senator AS Elizabeth Warren, dan dua anggota kabinet pemerintahan Obama, Julian Castro dan Thomas Perez.
Dalam sebuah wawancara di awal pekan, Clinton mengatakan, meski Kaine menyebut dirinya sendiri membosankan, Clinton merasa tidak mempermasalahkan hal itu.
"Saya menyukainya," kata Clinton kepada CBS News dan PBS.
"Ia tidak pernah kalah pemilihan. Ia wali kota, gubernur, dan senator kelas dunia dan salah satu senator paling dihormati sejauh saya tahu," kata Clinton.
Clinton akan diresmikan sebagai capres dari Partai Demokrat pada Konvensi Nasional Partai Demokrat di Philadephia pekan depan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh