News / Nasional
Minggu, 24 Juli 2016 | 23:58 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo di atas jembatan gantung menuju Kampung Ranca Garut, Desa Sangiang Tanjung, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Senin (4/7/2016). [Biro Pers Istana]

Adanya payung hukum dalam UU pengampunan pajak tersebut, Jokowi pun mengakuoptimis bisa mengembalikan uang negara yang diambil dari pajak para pengusaha yang menanamkan modalnya di Indonesia.

"Enak saja, makan di sini, cari Duit di sini, bertempat tinggal di sini, tapi negara lain yang makmur. Kita mengajak semua masyarakat, kita berikan gambaran bahwa uang-uang itu sangat diperlukan oleh negara kita. Dan kita harus optimis uang itu kembali, karena sudah dibuat payung hukum, kalau uangnya tidak kembali, awas," katanya..

Selain itu, Jokowi juga mengaku akan melakukan reformasi di bidang hukum. Pembenahan di bidang hukum juga harus dilakukan secara menyeluruh.

"Reformasi di bidang hukum. Ini juga kita perlukan, baik bidang legislasi nasional dan daerah, kelembagaan dan aparat hukum, dan pendidikan serta kebudayaan hukum. Semua harus diperbaiki secara total. Sehingga rakyat melihat dan merasakan hukum itu untuk mereka, bukan untuk orang-orang yang punya duit saja," kata dia 

Namun demikian, Jokowi mengatakam pmbenahan ketiga bidang tersebut harus dilakukan secara bertahap.

"Tapi ini perlu waktu. Saya ini jd Presiden belum ada dua tahun lho, jangan semua dikejar semua selesai cepet-cepetan. Tapi bahwa yang kita lalui, harus sudah bener dulu. Yang sudah bener, kecepatan itu yang dorong," katanya.

Dia juga meminta masyarakat terus mengawal kinerja pemerintah. Pasalnya, Jokowi juga mengaku sangat mengapresiasi jika masyarakat bisa membantu pemerataan pembangunan di seluruh daerah di Indonesia.

"Mari bergerak bersama-sama, mengawal perubahan-perubahan yang kita lakukan. Kalau ada yang belum betul, disikat. Kalau ada di instansi, kementerian-kementerian yang perlu diperbaiki, di sebelah mana, bisikin saya. Kalau di daerah-daerah yang perlu bantuan, tolong informasikan kepada saya. Karena mengawal adalah pekerjaan kita semua," kata dia.

Load More