Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki hadiah menarik bagi peserta MTQ asal Jakarta yang berhasil membawa pulang juara di ajang MTQ Nasional.
Ahok siap menggaji mereka selama dua tahun dan besaran gaji perbulannya sebesar Upah Minimum Provinsi DKI atau sekitar Rp3,1 juta. Sebagai gantinya, Ahok meminta mereka untu bantu mengajar anak-anak mengaji.
Demikian dikatakan Ahok ketika memberikan kata sambutan sekaligus melepas keberangkatan Kafilah MTQ XXVI Tingkat Nasional Tahun 2016 Provinsi DKI Jakarta yang akan mengikuti MTQ Nasional di Mataram.
"Kalau juara kita cukupkan biaya hidupnya dua tahun supaya mereka fokus ngajar jadi guru nularin ke yang lain," kata Ahok di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/7/2016).
"Jangan pusing cari makan gimana. Hitung saja pake UMP dan THR," Ahok menambahkan.
Ahok tidak ingin guru ngaji di Jakarta mencari duit seperti di kebanyakan guru ngaji di kampung halamannya, Belitung Timur dulu. Ahok bercerita kebanyakan guru di sana mencari penghasilannya sebagai nelayan.
"Saya nggak pengen guru ngaji pergi nyari duit kayak pengalaman di Belitung. Ini panggilan karena nggak gampang jadi kafilah (perwakilan untuk ikut lomba MTQ)," ujar Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, gaji selama dua tahun kepada pemenang MTQ asal Jakarta ini diberikan agar mereka dapat fokus menurunkan ilmunya kepada masyarakat Jakarta khususnya kepada anak-anak nanti.
Dalam MTQ Nasional di Mataram kali ini, sekitar 34 kafilah asal Jakarta akan berlomba di tujuh kategori MTQ nasional. Pemprov DKI juga menargetkan gelar juara umum pada MTQ kali ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733