Suara.com - Politikus Partai Nasional Demokrat Viktor B. Laiskodat belum tahu apakah usai acara halal bihalal dengan relawan Teman Ahok, malam ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan deklarasi jalur yang akan dipilih untuk maju ke pilkada periode 2017-2022.
"Kami nggak tahu (apakah langsung deklarasi), kami diundang Teman Ahok disuruh ke sini," ujar Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR di Sekretariat Teman Ahok, Graha Pejaten, nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Menurut Viktor yang tahu tentang semua itu hanya Teman Ahok dan Ahok.
Nasdem beserta dua partai pendukung, Hanura dan Golkar, selalu siap mengawal Ahok, apapun jalurnya.
"Prinsipnya, Hanura, Nasdem dan Golkar, dia (Ahok) mau perseorangan atau apa boleh. Dia udah punya jalan dan petanya," katanya.
Namun, kalau Ahok nanti memilih maju lewat jalur partai politik, Viktor akan sangat mengapresiasinya.
pencapaian satu juta fotokopi KTP warga Jakarta yang saat ini sudah berhasil dikumpulkan Teman Ahok. Dukungan satu juta warga Jakarta lewat salinan KTP tentu tak akan dilupakan.
"Satu juta KTP yang dikumpulkan Teman Ahok merupakan hal yang luar biasa untuk Ahok maju untuk DKI," katanya.
"Tapi kalau ada gabungan partai politik yang cukup, terserah Ahok (mau maju dari jalur apa). Kami tentunya bersama teman Ahok sangat gembira dengan apapun yang dia pilih," Viktor menambahkan.
Acara halal bihalal malam ini dihadiri sejumlah petinggi partai politik, di antaranya Ketua DPD dari Partai Hanura Mohamad Sangaji, Ketua DPD Partai Nasdem DKI Jakarta Bestari Barus, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi, politisi Partai Golkar Yorrys Raweyai dan Nusron Wahid.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?
-
Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan