Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Partai Demokrat berharap bursa pilkada Jakarta periode 2017-2022 diikuti oleh tiga pasangan kandidat. Saat ini, sudah ada dua bakal calon, meskipun belum ada pasangannya. Kedua calon yaitu Basuki Tjahaja Purnama yang diusung Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar, kemudian Sandiaga Uno yang didukung Gerindra dan PKS.
"Kalau ada tiga calon itu akan semakin meningkatkan kualitas demokrasi di pilgub DKI Jakarta," kata Wakil Ketua Partai Demokrat Syarief Hasan di DPR, Jakarta, Senin (1/7/2016).
Syarief menambahkan saat ini partainya juga tengah membuka komunikasi politik dengan sejumlah partai buat persiapan pilkada Jakarta yang akan diselenggarakan Februari 2016. Demokrat sedang berkomunikasi dengan Gerindra dan PDI Perjuangan.
Saat ini, masih ada PKS, PAN, PKB, PPP, dan PDI Perjuangan yang belum memutuskan sikap.
"Berdasarkan itu, Partai Demokrat akan membahas dalam suatu forum majelis tinggi, diketuai oleh Pak SBY. Itu paling lambat minggu kedua sebelum 17 Agustus kita sudah menetukan sisapa yang akan kita usung dan dukung," katanya.
"Kalau ada tiga calon itu akan semakin meningkatkan kualitas demokrasi di pilgub DKI Jakarta," kata Wakil Ketua Partai Demokrat Syarief Hasan di DPR, Jakarta, Senin (1/7/2016).
Syarief menambahkan saat ini partainya juga tengah membuka komunikasi politik dengan sejumlah partai buat persiapan pilkada Jakarta yang akan diselenggarakan Februari 2016. Demokrat sedang berkomunikasi dengan Gerindra dan PDI Perjuangan.
Saat ini, masih ada PKS, PAN, PKB, PPP, dan PDI Perjuangan yang belum memutuskan sikap.
"Berdasarkan itu, Partai Demokrat akan membahas dalam suatu forum majelis tinggi, diketuai oleh Pak SBY. Itu paling lambat minggu kedua sebelum 17 Agustus kita sudah menetukan sisapa yang akan kita usung dan dukung," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas