Suara.com - Kementerian Sosial meluncurkan Telepon Sahabat Anak (TePSA) 1500771. Itu adalah layanan pengaduan masyarakat jika ada kekerasan pada anak di lingkungannya.
Layanan pengadua itu selama 24 jam dan 7 hari penuh. Peluncuran TePSA dilaksanakan di acara ‘One Day Children’ di Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (2/8/2016).
"Sebelumnya hanya hari kerja, sekarang 24 jam penuh. Jadi jangan ragu untuk menelepon semisal ditemui berbagai persoalan anak," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
Menurut Khofifah banyak permasalahan anak Indonesia. Mulai dari penelantaran, kekerasan seksual, eksploitasi, hingga trafficking. Dengan layanan pengaduan itu diharapkan kekerasan pada anak turun.
"Jangan ragu, hubungi saja TePSA. Mau konsultasi pun boleh," tambahnya.
Peluncuran itu dihadiri 1.500 anak-anak. Mensos mengajak anak-anak menyanyi. Suasana siang yang panas dan sinar matahari yang terik tak menyurutkan semangat anak-anak bergembira bersama.
"Ayo anak-anak Indonesia angkat bendera merah putihnya tinggi-tinggi, kita menyanyi lagu Berkibarlah Benderaku bersama-sama ya," ajak Khofifah.
Khofifah juga menyerahkan Akte Kelahiran gratis untuk 750 anak. Sebanyak 316 di antaranya untuk anak-anak di Muara Angke, serta melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian Sosial dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka