Suara.com - Pagi ini, Senin (8/8/2016), Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Bandung dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara Bandung, Presiden dan Ibu Iriana akan langsung menuju Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.
Di IPDN, Presiden akan melantik Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan ke-23 Tahun 2016. Tahun lalu, saat melantik Pamong Praja Muda di tempat yang sama, Jokowi mengatakan bahwa para lulusan IPDN harus bisa mengajak masyarakat dalam upaya revolusi karakter bangsa karena revolusi karakter memerlukan keikutsertaan masyarakat.
"Kita wujudkan pamong praja yang mau bekerja untuk rakyat, bergotong royong dan mau melayani rakyat bukan dilayani rakyat," kata Jokowi saat itu.
Sore harinya, Jokowi akan melakukan sosialisasi Tax Amnesty di Bandung. Bandung menjadi kota keempat yang dipilih Jokowi untuk mensosialisasikan Tax Amnesty setelah Surabaya, Medan dan Jakarta.
Selain itu, ia juga memimpin langsung pengawasan dari pelaksanaan tax amnesty. "Pelaksanaan amnesti pajak akan saya awasi sendiri. Saya akan bentuk task force dengan melibatkan BPKP dan intelijen, agar ada kenyamanan dari wajib pajak yang datang ke kantor pajak atau pun ke bank. Petugas pajak saya awasi. Jangan main-main!" ujar dia dalam beberapa kali kesempatan.
Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam perjalanan menuju Bandung, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat