Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-23 Tahun 2016 yang digelar di Kupang, NTT. Presiden Jokowi tiba di tempat acara Puncak Peringatan Harganas ke-23 yang dilaksanakan di Alun-alun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kupang, Sabtu (30/7/2016) sekitar pukul 8.30 WITA. Acara kemudian dimulai pada sekitar pukul 8.50 WITA.
Peringatan Harganas kali ini mengedepankan keikutsertaan keluarga dengan mengangkat empat konsep "Reuniting, interacting, empowering and sharing". Harganas sesuai dengan temanya tahun ini diharapkan bisa menjadi momentum upaya membangun karakter bangsa, mewujudkan Indonesia sejahtera.
Ketua Panitia Harganas ke-23 Erni Guntarti Tjahjo Kumolo mengatakan, Harganas ke-23 mengangkat 4 konsep dasar terjabarkan melalui berbagai kegiatan yang sudah dimulai sejak 29 Juni sampai hari ini.
"Kami berharap Harganas dapat dijadikan daya ungkit bagi sinergi antar berbagai pihak," katanya.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam perjalanan menuju Kupang, Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sementara Menko PMK Puan Maharani telah terlebih dahulu berada di Kupang untuk acara tersebut.
Usai menghadiri puncak peringatan Harganas ke-23, Presiden diagendakan untuk langsung bertolak menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat, melalui Bandar Udara Internasional El Tari, Kupang.
Di Lombok pada malam harinya, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo direncanakan untuk hadir dan meresmikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke-26. (Antara)
Berita Terkait
-
Jokowi Lantik 720 Lulusan Perwira Akmil, AAL, AAU, dan Akpol
-
Jokowi Beri Pembekalan Kepada 720 Calon Perwira Remaja TNI-Polri
-
Jokowi Akui 62 Ribu Koperasi di Indonesia Tidak Aktif
-
Jokowi Minta Berbagai Bandara Kecil di Indonesia Segera Diperluas
-
Jokowi akan Sosialisasi UU Tax Amnesty di Surabaya Malam Ini
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Tarif Mulai Rp2.000, Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi Hari Ini
-
Pramono Anung dan Deklarasi 'Kerja Otak': Saat Gorong-gorong Tak Lagi Jadi Panggung Pemimpin Jakarta
-
Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi P3K, Skema Afirmasi Disiapkan
-
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
-
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku