Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan aksi Konferederasi Serikat Pekerja Indonesia mendesak KPK menetapkan Ahok menjadi tersangka sejumlah kasus, hari ini. Di antaranya, kasus reklamasi Pantai Utara Jakarta, pembelian tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras, pembelian tanah di Cengkareng, dan CSR yang dibarter dengan kebijakan upah murah.
"Sekarang mau fitnah saya apa lagi? Saya sudah bilang kegelapan itu nggak bisa nutupin cahaya fajar. Kamu nggak bisa tutupin," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta (8/8/2016).
KSPI merupakan serikat buruh yang selama ini menyatakan mendukung mantan menteri Rizal Ramli Ahok menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022. Sebab, menurut mereka, Rizal Ramli merupakan tokoh yang selama ini menentang proyek reklamasi Teluk Jakarta.
Ahok kemudian menyinggung latar belakang KSPI.
"Makanya itu buruh dari mana? Itu buruh nyalonin cagub nggak? Kalau buruhnya udah nyalonin cagub berarti sudah jelas (dia mau) asal bukan Ahok," katanya.
Ahok menekankan selama ini sudah kooperatif dengan penyidik KPK, BPK, dan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, agar persoalannya menjadi terang benderang.
"Apa kurang cukup lagi? Kalau kurang cukup kamu tontonin saja penyidik yang tanda kutip mau jerumusin saya," kata Ahok.
Aksi KSPI mendesak KPK tetapkan Ahok menjadi tersangka sejumlah kasus berlangsung pada Kamis (2/6/2016).
Siang ini, KSPI kembali berkumpul di Gedung Joeang, Cikini, Jakarta Pusat. KSPI dan masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Selamatkan Indonesia membubuhkan tandatangan di atas spanduk untuk mendukung Rizal Ramli maju sebagai calon gubernur.
Berita Terkait
-
Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia
-
Viral Buruh Teriak Tidak Soal Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Lengkap KSPSI
-
Sufmi Dasco Ahmad Tuai Sanjungan pada May Day 2026 usai Sahkan UU PPRT
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Jelang May Day 2026, KSPI Umumkan Aksi Besar 16 April hingga 1 Mei
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha