Musisi yang berhasrat menjadi Gubernur Jakarta Ahmad Dhani yakin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan menang pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta tahun 2017. Dhani bertaruh, kalau Ahok sampai menang, dia akan pindah ke Bekasi dan tinggal di sana.
Ahok tidak terlalu tertarik ketika diminta menanggapi keinginan Ahmad Dhani.
"Kamu tanya dia (Dhani) dong, masa tanya sama aku," ujar Ahok sambil tertawa sambil berjalan menuju ke mobil di Balai Kota, Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Pernyataan Ahmad Dhani disampaikan di rumahnya, Jalan Pinang Emas, Pondok Indah, Selasa (9/8/2016).
"Nggak mungkin Ahok menang," ujar Ahmad Dhani.
"Kalau Ahok menang, saya akan pindah di Bekasi," Ahmad Dhani menambahkan.
Ahmad Dhani menggagas gerakan untuk menentang Ahok. Dia menyebut gerakannya sebagai Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan. Gerakan ini muncul karena menurutnya selama memimpin Jakarta, Ahok membuat kebijakan yang semena-mena.
Ahmad Dhani mengakui gerakan ini terinspirasi dari Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (Amju). Aliansi Masyarakat Jakarta Utara menilai kebijakan Ahok tidak pro rakyat, sering menggusur pemukiman padat penduduk.
"Kami satu sekutu dengan Amju yaitu mengadakan sebuah gerakan perlawanan terhadap pemimpin dzolim yang namanya Ahok. Kami dari selatan sepaham dengan Amju, kami sepaham tidak menerima gubernur zolim, artinya tidak menerima kunjungan kedatangan," ujar Dhani.
Di aliansi tersebut, Ahmad Dhani berperan sebagai ‘panglima’. Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan rencananya akan dideklarasikan, Senin (15/7/2016) pekan depan.
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China