Suara.com - Petugas Kepolisian Resor Waykanan, Provinsi Lampung menembak satu dari dua bandit sadis di Kampung Pisangindah Kecamatan Bumiagung kabupaten setempat.
"Satu orang berhasil dilumpuhkan petugas sedangkan satu orang lagi masih dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP. Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Rabu (10/8/2016).
Tersangka ditembak kakinya karena melakukan perlawanan aktif dan berupaya melarikan diri saat akan disergap petugas yang sedang melakukan patroli pengamanan rawan pagi di wilayah hukum Polres setempat. Tersangka atas nama Hendri Efendi (22) warga Desa Banding Agung RT 001 RW 001 Kecamatan Madang Suku III, Kabupaten Ogan Komeri Ulu (OKU) Timur.
"Tersangka tak mengindahkan peringatan petugas saat diminta berhenti dan menyerah. Bahkan tersangka nekat melawan petugas untuk meloloskan diri. Sesuai SOP petugas terpaksa menembak kakinya," kata Sulis.
Kronologi kejadian, awalnya ada informasi dari warga tentang kejadian pencurian dengan kekerasan di daerah Kampung Giham, Waykanan. Sebagai upaya tindak lanjut petugas datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena menderita luka tusuk di bawah ketiak.
"Selain itu, petugas juga menyebar informasi ke seluruh anggota yang sedang melaksanakan patroli pengamanan rawan pagi," ujar Kabid Humas Polda Lampung itu.
Petugas yang berada di jalan Sawitan menuju arah Pisangbaru, tepatnya di Kampung Pisangindah Kecamatan Bumiagung, langsung menhentikan tersangka, namun keduanya melakukan perlawanan aktif untuk meloloskan diri. Petugas yang siaga terpaksa mengarahkan moncong pistol ke kaki tersangka. Bersamaan dengan suara letusan senjata petugas, tersangka Hendri Efendi terjungkal jatuh dari motornya.
"Dari tersangka disita barang bukti berupa, sepucuk senjata api rakitan berikut empat peluru tajam serta satu unit motor jenis Honda Beat tanpa plat," ungkap Sulis.
Ia menyebutkan, kasusnya masih didalami, guna menangkap tersangka lainnya. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran