Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa mengatakan lagu "Yaa Lal Wathan" karya KH Wahab Chasbullah akan diusulkan menjadi lagu perjuangan nasional melalui Kementerian Sosial.
"Aransemen dan partiturnya sudah disiapkan. Namun syairnya perlu digubah menjadi berbahasa Indonesia. Kami masih menunggu persetujuan dari keluarga besar KH Wahab," kata Khofifah dalam haul KH Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (13/8/2016).
Khofifah yang juga Menteri Sosial itu mengatakan "Yaa Lal Wathan" akan diusulkan menjadi lagu perjuangan nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November bersama dengan lima lagu lainnya.
Selama ini lagu tersebut merupakan lagu Muslimat NU secara nasional yang juga dinyanyikan oleh warga Nahdliyin lainnya. Lagu tersebut menceritakan tentang cinta tanah air sehingga cocok diusulkan sebagai lagu perjuangan nasional.
"Di sini saya juga mengajak Direktur Kepahlawanan Kementerian Sosial. Kami akan meminta persetujuan dari keluarga besar KH Wahab atas aransemen dan syair sudah digubah," tuturnya.
Khofifah mengajak warga Nahdliyin uang hadir dalam haul tersebut untuk mengikuti perjuangan para aulia NU agar masuk ke dalam rombongan yang akan masuk ke dalam surga Allah.
"Kalau mau masuk surganya Allah, harus mengikuti perjuangan aulia NU. Ada orang yang puasa senin-kamis, shalat malam, tetapi pelit. Padahal juga ingin masuk surga," katanya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. Said Aqil mengajak warga Nahdliyin untuk mengikuti perjuangan aulia NU yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Salah Lirik Lagi? Iis Dahlia Kali ini Ngomel Dikata-katain
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Rayakan Hari Musik Nasional, Rising Jadi Pundi-Pundi Pendapatan Baru Buat Musisi Tanah Air
-
Debut Semakin Dekat! Yuna ITZY Bagikan Tracklist untuk Mini Album Ice Cream
-
Vidi Aldiano Makin Kurus Sebelum Meninggal, Warganet Duga Drop Gegara Kasus Lagu Nuansa Bening
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
Terkini
-
Dubai Diguncang Drone Iran! Eks Bos Leeds United Sebut Pemerintah UEA Sensor Ketat
-
Peringati Hari Wanita Sedunia, Mahasiswi di Aksi Kamisan: Perempuan Masih di Hierarki Terbawah
-
Data Dukcapil: Junaidi dan Nur Hayati Jadi Nama Paling Banyak Dipakai di Indonesia
-
BPKH Salurkan 108.075 Paket Sembako Ramadan 2026, Cek Sebaran Wilayahnya
-
Pertemuan Prabowo dan Wakil PM Australia, Bahas Isu Strategis hingga Hubungan Indonesia-Australia
-
Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Borneo
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Jalur Palur-Sragen Dipastikan Bebas Banjir Jelang Mudik Lebaran 2026
-
TNI Kerahkan 105.365 Personel dan 3.501 Alutsista untuk Amankan Mudik Lebaran 2026
-
Nadiem Makarim Jadi Saksi Mahkota, Bantah Tuduhan Konspirasi Hingga Klarifikasi Pesan WhatsApp