Suara.com - Besok, Senin (15/8/2016) sekitar jam 13.00 WIB, musisi Ahmad Dhani dan kawan-kawan akan deklarasi Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan. Acara akan berlangsung di kediaman Ahmad Dhani yang terletak di Jalan Pinang Emas, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Pengacara Ahmad Dhani, Ramdan Alamsyah, mengatakan jaringan masyarakat akan secara serentak memasang spanduk dengan target sebanyak 10 ribu spanduk di berbagai tempat di Jakarta Selatan untuk menolak kedatangan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di wilayah Jakarta Selatan.
"Itu semua serentak, seluruh jaringan kita. Mudah-mudahan terjadi sampai 10 ribu di Jakarta Selatan," kata Ramdan kepada Suara.com, Minggu (14/8/2016).
Ramdan menjelaskan aksi pemasangan spanduk dan deklarasi aliansi masyarakat untuk mengingatkan bahwa Jakarta tidak boleh dipimpin gubernur yang memiliki sikap arogan dan tidak bisa berkomunikasi dengan masyarakat secara santun.
"Artinya, kami ingatkan. Kami tidak akan pernah pilih kembali gubernur arogan, memaki perempuan, memaki orangtua di depan umum dan dipublikasi, gubernur temperamental dan menganggap semua jadi musuh atau lawan," kata Ramdan yang juga merangkap sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Jakarta Partai Persatuan Indonesia.
Aksi tersebut, kata Ramdan, untuk mengingatkan Ahok agar jangan membuat kisruh terus.
"Ini untuk beri peringatan, woi denger ini ada maling teriak maling. Kasus RS Sumber Waras siapa, kasus pembelian tanah di Cengkareng kemarin siapa. kasus UPS siapa, kan lebih bannyak anak buah Ahok (yang terindikasi melanggar). Artinya, jangan suka buat gaduh, kisruh, orang Surabaya sekarang dihina. Pembangunan di Kota Surabaya dianggap cuma sekecil Jakarta Selatan. Jadi gini, Jakarta nggak mau lagi punya pemimpin seperti itu, nggak mau," kata Ramdan.
Ramdan memastikan acara deklarasi Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan akan dihadiri oleh Ahmad Dhani juga organisasi kemasyarakat yang selama ini mendukung gerakan.
Berita Terkait
-
Penyidik Masih Tunggu Izin Presiden untuk Periksa Ahmad Dhani, Rayen Pono: Udah Kayak Drama Korea
-
Dituduh Ahmad Dhani Cari Muka, Maia Estianty Singgung tentang Manusia yang Sibuk Terlihat Baik
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Maia Estianty Ngaku Dulu Biaya Sewa Rumah Dibantu Emilia Contessa, Ahmad Dhani Murka
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bukan Cuma Wakil, KPK Juga Amankan Ketua PN Depok dalam OTT Semalam
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal