Suara.com - Politikus Partai Demokrat yang kini duduk di Komisi III DPR Ruhut Sitompul mengatakan sudah bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait masalah penonaktifan dari posisi koordinator juru bicara partai.
"Aku ditelepon bapak (SBY), minta bertemu di satu tempat, jadi kita ngobrol, juga soal partai ke depan," kata Ruhut di ruang Fraksi Demokrat, DPR, Senin (22/8/2016).
Dalam pertemuan dengan Yudhoyono, Ruhut mendapat memo berisi tujuh poin yang ditulis di sembilan lembar kertas. Memo menegaskan bahwa Ruhut sekarang sudah bukan lagi Koordinator Juru bicara Partai Demokrat. Ruhut hanya Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.
Memo juga menerangkan selanjutnya posisi koordinator juru bicara diambilalih oleh Yudhoyono.
Yang lebih menarik lagi, mulai sekarang sebelum Ruhut memberikan statement kepada publik, harus konsultasi dulu dengan Yudhoyono.
Selama ini, Ruhut merupakan anggota Partai Demokrat yang kritis dan vokal. Dia kerab mengeluarkan statemen-statement spontan. Dia juga menyatakan mendukung Basuki Tjahaja Purnama maju ke pilkada Jakarta, meskipun Demokrat belum bersikap.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara terang benderang ada apa di balik keputusan Yudhoyono.
Berita Terkait
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga
-
Mengintip Sisi Personal Presiden dalam Buku Pak Beye dan Keluarganya
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
SBY Wanti-wanti Konflik Iran vs AS-Israel Merembet Jadi Perang Dunia III
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?