Suara.com - Sembilan orang tewas, sementara 64 lainnya terluka dalam sebuah serangan bom mobil yang terjadi di sebuah kantor polisi di Kota Cizre, Turki bagian tenggara, Jumat (26/8/2016) waktu setempat, demikian disampaikan Reuters, mengutip keterangan dari sejumlah sumber rumah sakit setempat.
Cizre terletak di Simak, sebuah provinsi yang berbatasan dengan Suriah dan Irak. Sebagian besar populasi Cizre merupakan etnis Kurdi.
Tayangan televisi berita NTV menunjukkan kepulan asap tebal dari lokasi serangan bom. Sejumlah mobil ambulans dilaporkan sudah bergerak menuju lokasi.
Kantor berita pemerintah, Anadolu Agency menuding serangan tersebut didalangi oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang disinyalir terlibat dalam pertempuran demi pertempuran di kawasan tersebut sejak bulan Juli lalu.
PKK dimasukkan dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Lebih dari 40.000 orang, sebagian besar warga Kurdi, tewas sejak kelompok pemberontak tersebut mulai mengangkat senjata pada tahun 1984. (Reuters)
Berita Terkait
-
Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi
-
Bom Mobil di Suriah Tewaskan 20 Orang, Jadi Serangan Terbesar Sejak Jatuhnya Al-Assad
-
Eks Baret Hijau Bunuh Diri dengan Bom Mobil di Depan Hotel Trump, FBI Temukan Kemiripan dengan Serangan New Orleans
-
Satu Orang Tewas dan 30 Orang Luka-luka Setalah Bom Mobil Meledak di Thailand
-
Bom Mobil di Thailand Tewaskan Satu Orang dan Lukai 30 Lainnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan