Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di sejumlah rumah Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara,Rohadi di Indramayu, Jawa Barat. Selain itu, KPK juga menggeledah sebuah apartemen di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"KPK telah melakukan penggeledahan di rumah orang tua Rohadi di Desa Cikedung, Indramayu, dan dua rumah lainnya serta apartemen Paris Tower di Kelapa Gading," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016).
Penggeledahan tersebut sudah berlangsung sejak Kamis (25/8/2016) sore sampai tengah malam. Dan hasilnya adalah, ditemukan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang semuanya disita oleh KPK. Selain itu, KPK juga menyita sebuah mobil Toyota Yaris dari apartemen di Kelapa Gading.
"Didapatkan sejumlah dokumen dan barang elektronik," kata Priharsa.
Meski sudah menyita sebuah mobilnya, KPK tidak mau terburu-buru menilai Rohadi melakukan tindak pidana pencucian uang. KPK kata Priharsa akan melakukan pendalaman terlebih dahulu.
"Nanti didalami,"kata Priharsa.
Untuk diketahui, Rohadi kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. K sebelumnya, Panitera Pengganti pada PN Bekasi tersebut terjaring dalam kasus dugaan suap, kali ini Rohadi diduga menerima gratifikasi dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung, di mana perkara tersebut berkaitan dengan kedua Pengadilan Negeri (Jakut dan Bekasi) tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI