Suara.com - Empat orang anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menumpang truk terbuka saat mengunjungi calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Mimika Timur di Agimuga, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Selasa (6/9/2016).
Ketua Tim Komite I DPD RI Yanes Murib kepada Antara di Timika, Rabu (7/9/2016), mengatakan, dirinya bersama sejumlah anggota DPD RI menumpang truk dalam perjalanan dari Bandara Agimuga yang terletak di Kampung Aramsolki menuju Kiliarma, pusat Pemerintahan Distrik Agimuga.
Ikut bersama rombongan DPD RI yaitu Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang, Ketua DPRD Mimika Elminus Mom, Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mudjiharso bersama sejumlah anggota DPRD dan jajaran Muspida setempat.
"Yah, kami naik truk karena memang di sana tidak ada transportasi lain. Apalagi jarak dari Aramsolki ke Kiliarma itu cukup jauh (sekitar belasan kilometer)," kata Yanes.
Menurut dia, pengalaman unik seperti terjadi di Agimuga itu selalu dialami oleh anggota Komite I DPD RI saat melakukan kunjungan ke sejumlah calon DOB di berbagai daerah di Indonesia.
"Ada banyak pengalaman unik yang kami rasakan setiap berkunjung ke daerah. Namun semua itu tidak menjadi masalah, yang terpenting kami dapat bertemu langsung dengan masyarakat setempat yang menginginkan wilayah mereka dapat ditingkatkan statusnya menjadi sebuah DOB," kata Yanes yang merupakan perwakilan DPD RI dari Provinsi Papua.
Selain mengunjungi Mimika Timur, sejumlah anggota Komite I DPD RI tersebut sebelumnya telah mengunjungi calon DOB Yelimek dan Eroma di Kabupaten Yahukimo pada Senin (5/9/2016).
Yanes mengatakan, kunjungan lapangan tersebut dilakukan setelah Komite I DPD RI menerima aspirasi dari masyarakat Mimika Timur bersama Pemkab dan DPRD Mimika.
"Kami sudah melakukan verifikasi administrasi dan juga telah mengundang tim pembentukan calon DOB Mimika Timur serta Pemkab dan DPRD Mimika. Dari sisi administrasi sudah layak sehingga kami merasa harus mengunjungi langsung untuk melihat calon DOB tersebut seperti apa," jelasnya.
Dalam tatap muka dengan pemerintah serta masyarakat Mimika Timur bertempat di Kantor Distrik Agimuga, Kiliarma, Selasa (6/9/2016), warga setempat meminta DPD RI secepatnya memperjuangkan peningkatan status Mimika Timur menjadi sebuah kabupaten definitif.
Pertimbangan utama dari tuntutan masyarakat Mimika Timur untuk melepaskan diri dari Kabupaten Mimika lantaran selama ini mereka kurang mendapat perhatian serius dari Pemda setempat dalam berbagai bidang.
Masyarakat Mimika Timur mengeluhkan kurangnya pelayanan dari petugas pemerintah di wilayah mereka baik di bidang pemerintahan, sekolah-sekolah, Puskesmas dan Puskesmas Pembantu dan lainnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik
-
Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV
-
IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
-
Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan
-
Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal
-
Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"