Suara.com - Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, sumringah setelah mendengarkan keterangan Direktur Pemasaran PT. Kia Mobil Indonesia Hartanto Sukmono di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hartanto dihadirkan sebagai saksi untuk meringankan kasus Jessica.
Hartanto merupakan salah satu saksi fakta yang dihadirkan pengacara Jessica karena mengetahui peristiwa Wayan Mirna Salihin , Jessica, dan Boon Juwita alias Hanie di kafe Olivier, pada Rabu, 6 Januari 2016. Peristiwa itu terjadi beberapa saat sebelum Mirna meninggal dunia setelah minum es kopi Vietnam bercampur sianida.
Hartanto menceritakan ketika itu Jessica menelepon seseorang sambil berdiri. Namun, dia tidak tahu isi percakapannya. Peristiwa ini sempat dipertanyakan oleh jaksa penuntut umum karena waktunya berbeda dengan yang tercatat di CCTV.
Hartanto juga mengaku melihat kejadian ketika Mirna kolaps di meja nomor 54. Dia menceritakan bagaimana staf kafe merespon peristiwa itu. Jessica ketika itu juga berdiri sekitar Mirna. Hanie juga di sana.
Hartanto juga melihat tak lama setelah Mirna kolaps, staf datang membawa kursi roda untuk membawa Mirna ke luar dari kafe.
Usai saksi memberikan keterangan, hakim memberikan kesempatan kepada Jessica untuk menanggapi. Jessica mengaku tak keberatan dengan keterangan saksi.
Setelah itu, Otto mengucapkan terimakasih kepada Hartanto karena sudah bersedia menjadi saksi untuk meringankan Jessica.
"Terimakasih, saksi," kata Otto.
Selanjutnya, persidangan akan dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi yang kedua. Namanya Saiful Hayat. Saiful merupakan rekan Hartanto.
Berita Terkait
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
-
Pernah Diisukan Penyuka Sejenis, Jessica Wongso Ngaku Banyak Cowok Mendekatinya Usai Bebas
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Kelompok Misterius Pro Iran Muncul Diklaim Lakukan Serangan di Eropa, Siapa?
-
Fraksi PSI DPRD DKI Soroti Potensi Komersialisasi Air dan 'Pasar Tawanan' di Jakarta
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
Ketergantungan Batu Bara Jadi Bom Waktu, IESR Desak Percepatan Transisi Ekonomi
-
Tiba di Moskow, Ini Agenda Prabowo Selama Kunker di Rusia
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini
-
Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional
-
Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?
-
Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga