Pengusaha nasional sekaligus pemilik PT.Agung Sedayu Grup, Sugianto Kusuma alias Aguan mengaku dirinya tidak mengetahui maksud kedatangan Mantan Anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi ke Kantornya di Harco Mangga Dua, Jakarta Pusat pada Maret 2016. Pada saat kedatanganya yang kedua kali tersebut, Aguan mengaku tidak berbicara dengan Sanusi.
"Kedatangan Sanusi penting buat saudara waktu itu?," tanya Ketua Majelis Hakim, Sumpeno kepada Aguan saat hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus reklamasi dengan terdakwa Mohamad Sanusi di gedung Pengadilan Tipikor, jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).
"Saya lupa, waktu itu dia datang apa kepentingannya," kata Aguan saat menjawab pertanyaan Hakim Sumpeno.
Pendiri PT.Agung Sedayu Grup tersebut menerangkan bahwa yang terlibat aktif berbicara dengan Sanusi pada saat itu adalah Mantan Presiden Direktur PT.Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja. Pasalnya, pada saat itu dirinya cukup sibuk, sehingga hanya menyapa saja Sanusi dengan semua yang hadir di sana.
"Saya datang telat. Udah ada Arisman ngomong sama Sanusi. Selasa itu saya meeting mingguan. Kalo Selasa tamu saya banyak karena tahu saya datang. Yang lebih banyak bicara Sanusi dan Ariesman, saya keluar masuk, saya say halo saja," kata Aguan.
Dia juga mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apa yang dibahas oleh Ariesman dan Sanusi. Karenanya,dia tidak mengetahui, apakah keduanya membahas tentang percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah terkait reklamasi atau tidak.
" Saya nggak dengar Pak, saya nggak tahu, saya keluar masuk," kata Aguan.
Selain itu, hal lain yang dibantahnya adalah terkait dirinya memberikan uang kepada DPRD agar selesaikan Raperda dengan cepat. Ada informasi bahwa terdapat Rp50 miliar yang diterima DPRD dari pengembang.
"Oh, tidak ada, saya tidak memberikan uang," kata Aguan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion