Salah satu komplotan perampok Pondok Indah berinisial S alias C pernah bekerja sebagai sopir pribadi mantan petinggi Exxonmobil, Asep Sulaiman. S menyerahkan diri petang tadi, setelah polisi mengendus keberadaanya.
"Inisial S ini selama 12 tahun menjadi sopir PT Exxon sampai hari ini statusnya outsourching di PT SNP indonesia, mulai 8-9 tahun driver Asep sampai tahun 2014," kata Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan kepada wartawan, Jumat (9/9/2016) malam.
Hendy juga menjelaskan peran S terkait peristiwa perampokan dan penyanderaan keluarga Asep di Jalan Bukit Hijau IX, nomor 17, Pondok Jakarta Selatan, Sabtu (3/9/2016) lalu. Lantaran pernah bekerja menjadi sopir korban, S bertugas memberikan gambaran denah lokasi rumah Asep. S direkrut AJS yang berperan sebagai pimpinan komplotan sehari sebelum aksi perampokan.
"S berperan memberikan gambar dan denah rumah pak Asep, saat perampokan S ini sempat ikut berkumpul di hotel di Ciputat kemudian pada saat AJS dan S masuk ke dalam rumah, SAS dan RH ini menunggu di luar rumah untuk mengawasi," kata Hendy.
Dengan tertangkapnya S, maka lengkap sudah pemburuan polisi terhadap lima tersangka. Kata Hendy, polisi juga semakin kuat menyusun kesimpulan jika kasus ini adalah murni perampokan.
Suara.com - "Itu mulai dari persiapan para pelaku, perencanaan dan pernyataan-pernyataan yang diakui dari keterangan ketiga pelaku ini berkesesuaian dan saling menguatkan termasuk keterangan saksi-saksi tempat mereka berkumpul bahwa ini adalah motifnya perampokan. Jadi tidak ada motif yang lain," kata dia.
Tag
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik