Ilustrasi sniper [Pixabay]
Suara.com - Seorang penembak jitu pasukan elit Inggris SAS di Suriah berhasil membunuh empat orang anggota ISIS sekaligus hanya dengan satu peluru.
Ini dilakukan saat ISIS hendak mengeksekusi 12 orang sandera dengan senjata penyembur api.
Personel tim elit asal Inggris ini membidik dari jarak 1500 meter dari lokasi eksekusi di sebelah selatan Suriah.
Dengan senjata jenis Riffle kaliber 50, tentara khusus tersebut menembak tanki minyak senjata penyembur api yang berada tak jauh dari si algojo. Dan, Bum! tanki meledak, keempat algojo ISIS pun meregang nyawa dijilat api.
Tak diketahui identitas si penembak jitu tersebut. Yang pasti, dia merupakan anggota tim khusus Inggris yang ditugaskan melawan ISIS di Suriah. (Mirror)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra