Suara.com - Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dengan Sandiaga Salahuddin Uno sedang menjalani pemeriksaan kesehatan tahap pertama di Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2016). Sama seperti dua pasangan lain, sebelum memulai pemeriksaan mereka terlebih dahulu tampil dalam sesi foto dengan menggunakan piyama berwarna biru.
Pasangan yang diusung oleh "Poros Kertanegara" tersebut pun menjalani pemeriksaan dengan santai. Namun, sesuatu yang berbeda ditampilkan oleh pasangan Anies-Sandi dalam sesi foto tersebut.
Jika kedua pasangan sebelumnya berfoto dengan pose formal saja, Anies-Sandi berbeda. Momen itu digunakan oleh keduanya untuk menunjukkan ekspresi dan semangat mereka untuk bertarung pada Pilgub DKI yang jatuh pada Februari mendatang.
Dengan menghilangkan tangan di depan dada, keduanya membentuk huruf 'W' dengan bantuan ibu jari dan jari telunjuk keduanya. Sambil tertawa keduanya merasa yakin bahwa mereka menang saat melawan pasangan Ahok-Djarot dan Agus-Sylviana.
Diduga simbol 'W' yang ditunjukkan keduanya adalah simbol kemenangan. Sebab W yang dimaksud adalah WIN yang berarti menang.Namun, saat ditanya, keduanya langsung balik tanpa memberikan komentar sedikitpun.
Saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan. Sementara dia pasangan lainnya sudah menjalaninya karena sudah datang sejak pagi. Sementara, Anies Agus baru sambangi Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo pada pukul 12.30 WIB.
Berita Terkait
-
Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial
-
Momen Halalbihalal di Cikeas, Kedekatan Anies dan AHY Jadi Sorotan
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya