Suara.com - Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Indragiri Hulu berhasi menghentikan pelarian Mimin Purwanto, tukang kebun pelaku pembunuhan sadis ibu rumah tangga yang tidak lain adalah majikannya sendiri.
"Pelaku berhasil ditangkap Sabtu(24/9/2016) siang dan kini masih diperiksa intensif di Mapolres," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Abas Basuni di Pekanbaru, Minggu dinihari.
Mimin (36) dibekuk petugas gabungan Polres Inhu bersama Polsek Lirik di sebuah areal perkebunan di Kecamatan Lirik.
Pelaku diamankan setelah menghabisi nyawa majikannya bernama Yumita Syafmelda (24) pada Jumat pagi (23/9/2016). Polisi masih mencari motif pembunuhan tersebut. Dari olah tempat kejadian perkara, tidak ada barang yang hilang sama sekali di kediaman korban.
Namun, sejumlah warga sekitar menyatakan bahwa korban yang merupakan ibu muda itu sempat diperkosa oleh pelaku sebelum dibunuh. Abas mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan itu.
"Belum bisa disimpulkan terkait itu. Kita masih menunggu hasil visum," ujarnya.
Namun begitu, polisi memastikan bahwa korban tewas akibat dibekap dengan kain. Terdapat bekas memar pada leher korban.
Pasca penangkapan itu, polisi langsung menggeledah rumah tersangka di kecamatan Lirik. Hasilnya polisi menemukan alat hisap sabu-sabu.
Peristiwa pembunuhan itu sendiri sempat mengejutkan warga setempat. Yumita yang merupakan ibu muda itu ditemukan tewas oleh suaminya sepulang dari Bank. Saat itu suami korban melihat seluruh pintu dan jendela dalam keadaan terkunci.
Ponsel korban juga tidak dijawab saat dihubungi. Merasa curiga, suami korban lalu coba memastikan apa yang terjadi melalui pintu belakang. Alangkah terkejutnya saat suami korban melihat penjaga kebunnya berlari dan melompat keluar pagar.
Suami korban yang merupakan pengusaha perkebunan sawit itu kemudian memeriksa kondisi dalam rumah. Alangkah terkejutnya saat dia melihat istrinya dalam keadaan tidak bernyawa.
Kini polisi masih terus memeriksa intensif pelaku dan mendalami motif pembunuhan sadis tersebut. Pelaku terancam hukuman berat dengan ancaman berlapis. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital