Suara.com - Seorang perempuan berusia 34 tahun keguguran karena ditendak seorang lelaki di sebuah toko kebutuhan bahan pokok di Bletchley, Buckinghamshire, Inggris pekan lalu. Cerita itu baru terungkap setelah pelaku ditangkap.
Lelaki berkepala plontos itu menendang perut ibu berjilbab itu karena alasan SARA. Tendagan itu mengakibatkan janjin sampai tak bernyawa di tempat.
Sebelum ditendang, ibu hamil itu sudah memohon untuk tidak disakiti. "Tolong jangan, saya sedang hamil," kata perempuan itu seperti yang diceritakan suaminya.
Begitu tendangan itu menyasar ke perut si ibu, suaminya menolong. Kejadian itu berdekatan dengan Masjid Hazrath Shahjalal Jamie di sana.
Pelaku juga sempat memukul suami korban degan sekantong berisi es dan botol. Korban dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan serius.
Korban dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan tapi sayangnya kehilangan bayinya sebagai akibat dari serangan itu.
"Hidup kami hancur. Istri saya tidak berhenti menangis sekarang dan dia terlalu takut untuk pergi keluar rumah. Dia khawatir ketia pergi ke luar, dia tidak akan kembali," cerita si suami.
Sekarang pelaku yang berusia 37 tahun itu sudah ditangkap setelah polisi memeriksa CCTV toko. Wajah lelaki itu jelas terlihat. (The Sun)
Berita Terkait
-
Rizieq: Tak Peduli Ahok Dibela Presiden, Tak Peduli Dibela Polisi
-
Sandiaga: Jangan Caci Maki Ahok, Cukup Jangan Pilih Dia
-
Tak Diajak Konsolidasi Ormas, Yusril Tinggalkan Masjid Istiqlal
-
Sembilan Risalah Istiqlal, Isinya Golkan Gubernur Jakarta Muslim
-
Rizieq: Ini Sama Saja Bandingkan Durian dengan Kotoran, Goblok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil