Mutmainah (28), seorang ibu yang tega membunuh dan memutulasi bayinya, Arjuna (1), baru sekitar sekitar tiga bulan tinggal di rumah kontrakan yang terletak di Jalan Jaya 24, Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Mutmainah tak lain istri seorang anggota Polda Metro Jaya, Aipda Denny.
"Iya, Mutmainah bersama suaminya baru tinggal tiga bulan di kontrakan mas," kata Ketua RT 4, Suyadi, di lokasi kejadian
Kasus mutilasi berlangsung pada Minggu (2/10/2016) malam, saat Aipda Denny sedang bertugas.
Suyadi menjelaskan selama tinggal di kontrakan, warga sekitar tidak menangkap gelagat mencurigakan dari Mutmainah.
"Nggak ada yang aneh kok sikapnya mas, kalau ketemu warga ya menegur. Hanya pendiam saja orangnya," ujar Suyadi.
Warga bernama Yanti (30) mengatakan Mutmainah sering belanja kebutuhan rumah tangga ke warungnya. Sikap Mutmainah selama ini biasa-biasa saja.
"Sering belanja mas, membeli makanan untuk anak dan suaminya kalau ke sini," kata Yanti.
Itu sebabnya, warga kaget bukan main ketika mendapat kabar Mutmainah tega menghabisi anak sendiri.
"Peristiwa ini membuat saya kaget mas, nggak nyangka sama sekali. Kok dia berbuat itu kepada anaknya," ujar Lestari.
Mutmainah melakukan perbuatan tersebut diduga karena depresi tingkat tinggi.
Mutmainah memiliki dua anak, Kalisa (2) dan almarhum Arjuna.
Suara.com - Siang tadi, wartawan Suara.com mendatangi tempat kejadian perkara. Kontrakan Mutmainah terletak di antara dua kontrakan yang lain. Kondisi lingkungan kontrakan tersebut terasa pengap.
Pintu kontrakan Mutmainah terbuat dari triplek. Tiga ventilasi udara kontrakan terlihat kotor penuh debu.
Jendela kontrakan hanya ditutupi selimut bekas kain kasur berwarna biru.
Cat tembok kontrakan yang berwarna hijau juga sudah mulai memudar. Kalau malam, lingkungan gelap karena tidak terlihat lampu di luar bangunan.
Berita Terkait
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap
-
Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?