Suara.com - Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Tubagus Hidayat mengatakan empat warga telah diperiksa sebagai saksi kasus coretan gambar salib di masjid dan sejumlah tempat di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
"Saksi-saksi saja yang dilakukan yang lihat. Yang lihat sekitar empat orang yang jaga sama warga. Tapi ini yang melihat fakta kalau ada coretan itu ya, sampai sejauh ini belum ada yang melihat langsung peristiwanya," kata Tubagus, Selasa (11/10/2016).
Tubagus mengatakan sampai sekarang polisi belum mengidentifikasi orang yang menggambar simbol agama di tengah persiapan pilkada Jakarta.
"Kita masih lidik, karena belum jelas apa motifnya (pelaku)," katanya.
Karena belum menangkap pelaku, polisi belum dapat menyimpulkan apakah motifnya untuk mengadudomba atau iseng.
Coretan tersebut pertamakali ditemukan warga pada Minggu (9/10/2016). Di antaranya ditemukan di tembok Masjdi Al Fatah, kemudian di meja papan, tiang listrik, dan tembok rumah warga.
Sambil menunggu penelusuran polisi, warga diimbau jangan terprovokasi dengan aksi tersebut. Para tokoh agama juga diimbau untuk menciptakan suasana yang adem ayem dalam menyikapi peristiwa demi peristiwa jelang pilkada Jakarta.
Berita Terkait
-
Viral Sarung Motif Kristen Pertama di Dunia, Ini Sosok di Baliknya
-
Kisah Spiritual di Balik Nama Kris Dayanti: Nubuat Sang Ayah Saat Melukis Salib
-
Sejarah Hari Ini 12 Agustus: Hari Pemuda Internasional Hingga Perang Salib
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Nyaris Kena Jebakan Frimawan, Muka Habib Jafar Tegang Ditanya Pernah Disalip atau Belum
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol