Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto saat memberikan keterangan pers terkait status kewarganegaraan Menteri ESDM Archandra Tahar, di Jakarta, Senin (15/8/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/10/2016). Wiranto dipanggil terkait tindaklanjut Operasi Pemberantasan Pungli (OPP).
"Saya baru saja dipanggil Presiden untuk membicarakan kelanjutan kegiatan kemarin (OPP di Kemenhub)," kata Wiranto.
Kemarin, Selasa (11/10/2016) sore, Presiden Jokowi meninjau langsung OPP di Kemenhub. Salah satu pejabat Kemenhub ditangkap Polda Metro Jaya karena melakukan pungli dan terima suap.
"Kemarin beliau langsung melihat di lapangan bagaimana pungli berlangsung di salah satu Kementerian. Beliau tahu betul, tidak di satu Kementerian saja (pungli), banyak Kementerian dan Lembaga, seluruh nusantara lewat keluhan rakyat banyak sekali pungli," ujar dia.
Dia menjelaskan, banyak laporan dan keluhan masyarakat yang diterima mengenai pungli di sejumlah instansi. Masyarakat telah lama menginginkan penanganan pemberantasan pungli ini dilakukan.
"Ada juataan feedback untuk memberikan dukungan dari masyarakat," tutur dia.
Menindaklanjuti hal itu, Jokowi memerintahkan untuk segera dibentuk tim satuan tugas (Satgas) Pemberantasan Penyelundupan dan Pungli.
"Hari ini belia perintahkan kami segera susun Satgas yang bisa menjamah atau katakanlah merayap ke seluruh lapisan masyrakat yang dirugikan karena pungli ini. Satgas kami utamakan dari aparat Kepolisian. Kami buka sistem laporan cepat online, kini sedang digarap," kata dia.
Dengan adanya Satgas ini dan laporan masyarakat secara online, kasus pungli bisa dapat dengan cepat ditangani.
"Masyarakat di manapun, kapanpun, tingkat pungli apapun bisa melapor ke Satgas yang di pusat dan segera ditangani," tambah dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus