Suara.com - Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menyinggung soal adanya 14 catatan kriminal kliennya yang pernah disampaikan anggota polisi dari New South Wales, Australia, John Jesus Torres. Torres jadi saksi dari jaksa penuntut umum.
Menurut Otto, jika adanya catatan kriminal Jessica di Australia tidak berkaitan dengan delik tindak pidana dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang dituduhkan kepada kliennya.
“Catatan polisi yang dibacakan dalam persidangan tidak ada kaitannya dengan cara matinya Mirna,” kata Otto saat membacaka nota pembelaan atau pleidoi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016).
Ke-14 catatan kriminal yang disampaikan Torres di persidangan sebelumnya bukan dari keterangan langsung yang dilihat atau didengar oleh saksi. Maka, Otto pun meminta majelis hakim tidak mempertimbangkan keterangan Torres karena tidak berkesuaian dengan aturan hukum sebagaimana yang diatur di Kitan Undang-udang Hukum Acara Pidana.
"Kebenarannya dia tidak pernah lihat dan saksikan. Torres tidak bisa dihadirkan sebagai saksi. Dan tidak sesuai KUHAP," kata Otto.
Otto juga melanjutkan jika Jessica juga mempunyai bukti sahih dirinya tidak terlibat dalam kasus tindak pidana di Australia. Bukti tersebut, kata Otto berisi keterangan Jessica tak memiliki rekam jejak terlibat kasus kejahatan yang ditandatangani dan dicap oleh Konsulat Jenderal Australia di Jakarta dan telah dikirimkan kepada Jessica di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
“Tidak ada record kriminal dari terdakwa. Ada bukti sahihnya. Ada bukti surat. Terdakwa ini membuktikan tidak memiliki catatan kriminal selama di Australia,” kata dia.
Dalam sidang sebelumnya, Torres pernah membeberkan 14 catatan kriminal yang pernah dilakukan Jessica di Australia ketika bersaksi di persidangan. Belasan catatan kriminal tersebut seperti ancaman upaya bunuh diri dan pelanggaran lalulintas yang Jessica lantaran dipengaruhi minuman keras.
Rata-rata laporan polisi tersebut dibuat oleh mantan kekasih Jessica bernama Patrick O'connor. Bahkan dari laporan tersebut, Pengadilan setempat meminta pihak kepolisian Australia untuk melindungi Patrick lantaran mengaku sempat mendapatkan teror dari Jessica.
Berita Terkait
-
Otto Anggap Teori untuk Baca Gerak-gerik Jessica Sudah Usang
-
Jessica Klaim Biaya 32.000 Halaman Pembelaannya Rp17,5 juta
-
Ini Penampakan Berkas Pembelaan Jessica Diangkut Troli
-
Jessica Sesenggukan Baca Pleidoi, Jaksa: Tak Pengaruhi Tuntutan
-
Usaha Terakhir Suami Cari Keadilan, Bikin Pin Justice for Mirna
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian