Suara.com - Sebuah pesawat pengintai milik Kementerian Pertahanan Prancis jatuh di dekat Bandara Internasional Malta, Senin (24/10/2016). Seluruh awak pesawat yang berjumlah lima orang tewas seketika.
Pesawat tersebut meluncur jatuh dengan deras beberapa saat setelah lepas landas. Kelima awak merupakan warga negara Prancis.
Pemerintah Malta, melalui pernyataannya, mengatakan bahwa tidak ada indikasi ledakan sebelum pesawat jatuh. Pemerintah telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
Kementerian Pertahanan Prancis mengatakan, pesawat sedang bertugas melakukan misi pengantaian di kawasan Mediterania.
Tiga dari lima korban tewas merupakan karyawan Kementerian Pertahanan, sementara dua lainnya bekerja untuk perusahaan yang mengoperasikan pesawat tersebut.
Pemerintah Malta menyebutkan, pesawat tersebut sedang ditugaskan dalam operasi cukai Prancis. Pesawat tersebut merupakan jenis Fairchild Metroliner Mark III yang terdaftar di Amerika Serikat dan disewakan kepada sebuah perusahaan Luxemburg, CAE Aviation.
Pesawat lepas landas sekitar pukul 7.20 pagi waktu setempat. Sesaat kemudian pesawat itu jatuh dengan posisi hidung menukik. Pesawat langsung meledak begitu menyentuh tanah. (AFP)
Berita Terkait
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?
-
Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi
-
Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun
-
JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka
-
Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan
-
Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz
-
Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara
-
Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!