Suara.com - Seorang lelaki di Kuwait nyaris masuk bui setelah seekor burung nuri peliharaannya membongkar rahasia perselingkuhannya dengan pembantu rumah kepada sang istri. Bagaimana bisa?
Dugaan perselingkuhan itu muncul setelah si burung nuri mulai mengeluarkan kalimat bernada menggoda di depan sang istri. Sang istri pun curiga, pasalnya si suami belum pernah mengucapkan kalimat itu kepadanya.
Kecurigaan sang istri, soal kemungkinan perselingkuhan yang dilakukan si suami dengan pembantu rumah mereka pun menguat. Jadi, ketika nuri itu sekali lagi mengeluarkan kata-kata tersebut, sang istri langsung membawanya sebagai bukti laporan ke kantor polisi.
Perselingkuhan adalah sesuatu yang dilarang di Kuwait. Siapapun yang ketahuan berselingkuh dapat dijebloskan ke penjara atau dihukum dengan kerja paksa.
Namun, otoritas terkait mengatakan bahwa celotehan burung nuri itu tidak bisa dijadikan bukti di persidangan. Sebab, bisa saja si burung menirukan kata-kata yang ia dengarnya dari televisi maupun radio.
Pihak berwajib menilai nuri bukan saksi yang kredibel dan kasus ini pun berhenti di tengah jalan. Kendatipun sang istri berusahan meyakinkan pihak berwajib bahwa dirinya sudah lama mencurigai suaminya, dan kerap mendapati suaminya gugup saat dirinya pulang kerja lebih awal dari biasanya.
Ini bukan pertama kalinya nuri 'membantu' membongkar perselingkuhan. Pada tahun 2006, seekor burung nuri berhasil mengungkap perselingkuhan seorang perempuan bernama Suzy dengan rekan kerjanya. Si nuri berceloteh "Aku mencintaimu Gary" di depan kekasihnya. Padahal, si kekasih bernama Chris. (Metro)
Baca Berita Menarik Lainnya:
Jika Berjodoh dengan Tukul, Megghi: Saya Nggak Nolak
Tajir Banget, 6 Anak Muda Nigeria Gemparkan Medsos
Gaya Rambut 12 Seleb Hollywood Sebelum Terkenal, Nggak Banget!
Hadapi Putusan Hakim, Jessica Yakin Bebas
Syok! Wajah Gadis Ini Jadi Begini Usai perawatan di 'London'
Berita Terkait
-
Viral! Tangis Histeris Istri Sah Mohon Suami Lepaskan Selingkuhan SPG Demi Anak
-
Banyak Istri Normalisasi Suami Punya Pacar setelah Menikah Bikin Heran, Kok Jadi Tren?
-
Bukan Marah, Suami Malah Ketawa Pergoki Istri Selingkuh: Ternyata Seleramu Begini
-
Profil Clara Shinta, Viral Usai Ungkap Dugaan Perselingkuhan Suami
-
Dilema Yulia Baltschun usai Diselingkuhi Suami, Antara Ingin Pergi dan Bertahan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir