Suara.com - Bonus yang dijanjikan pemerintah kepada sejumlah atlet peraih medali di Olimpiade dan Paralimpiade 2016 Brasil akhirnya terealisasi. Dalam sebuah acara yang di gelar di GOR Popka, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (2/11/2016), para atlet menerima bonus yang dijanjikan.
Dalam kesempatan tersebut, peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro, Tontowi Ahmad-Liliana Natsir, atau yang akrab disapa Owi-Butet, memberikan sedikit komentar soal pergantian pimpinan di tubuh PBSI, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.
Seperti diketahui, belum lama ini PBSI memiliki ketua umum baru yang dipilih dalam munas PBSI yang digelar akhir bulan kemarin di Surabaya. Jenderal (Purn) Wiranto terpilih sebagai ketum baru PBSI menggantikan Gira Wirjawan yang mengundurkan diri.
"Kami berharap kebijakan-kebijakan yang sudah bagus bisa diteruskan, dan mudah-mudahan dengan ketua PBSI yang baru bisa membawa PBSI lebih baik lagi," ujar Tontowi.
"Secara pribadi sih yakin, tapi sebenarnya ini bukan lahan kita, karena kita atlet tugas kita cuma latihan," sambungnya saat ditanya wartawan soal pergantian pimpinan di tubuh PBSI.
Senada dengan Owi, Butet juga berharap Wiranto bisa memajukan PBSI dan tetap memperhatikan kesejahteraan atlet. Tentunya dengan terobosan-terobosan baru guna memajukan bulutangkis di tanah air.
"Kami berterima kasih kepada kepengurusan sebelumnya, pak Gita bersama jajarannya, yang pasti banyak terobosan terobosan baru dari beliau, contohnya kesejahteraan atlet, sangat dipikirkan, dan itu salah satu motivasi untuk atlet berprestasi, salah satu contohnya di Olimpiade ini," tambah Liliana.
"Untuk pengurus selanjutnya bisa lebih baik lagi pastinya harapan dari kita atlet, dan kita atlet cukup memikirkan gimana kita latihan, gimana kita bertanding, kasih yang terbaik itu aja," ujarnya lagi. (Novi Verdiansyah)
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa
-
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
-
Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
-
Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan
-
Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap
-
Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka