Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono, didampingi oleh istri, Annisa Pohan, kampanye di tempat wisata Kota Tua, Jakarta Barat, pada Selasa (2/11/2016) sore. Ketika itu sedang banyak-banyaknya warga yang berkumpul di sana.
Melihat Agus dan Annisa, sebagian pengunjung Kota Tua langsung meminta foto bareng dan jabat tangan.
"Calon gubernur kita itu, pak Agus, foto - foto pak," kata warga.
Kesempatan ini dimanfaatkan juga oleh sebagian pedagang kaki lima yang sekarang tak dilarang berjualan di destinasi wisata kebanggaan Jakarta itu.
"Pak, Agus kami doakan jadi gubernur, biar kami bisa berjualan lagi pak di dalam Kota Tua, pak," kata pedagang.
Salah satu pedagang kaki lima, Hesti Sayekti (42), mengaku akan mendukung Agus untuk menggantikan Basuki Tjahaja Purnama.
"Sukses buat Pak Agus PKL, dukung Pak Agus jadi gubernur mas, kami mau kembali lagi boleh jualan di Kota Tua, semoga ada perubahan Pak Agus jadi gubernur mas, kami bisa jualan di sini," kata Hesti.
Pedagang kaki lima bernama Budi Nugraha (47) menambahkan setelah dipindah dari Kota Tua ke tempat lain, pendapatan menjadi sedikit.
"Lokasi nggak layak mas, hampir tiga bulan akses susah kami di sini jarang pengunjung ke sini, mudah-mudahan Pak Agus terpilih, jangan lupakan kami," ujar Budi.
Setelah mendengarkan aspirasi, Agus secara diplomatis mengatakan setelah terpilih nanti akan memberikan tempat yang layak kepada pedagang.
"Mereka ingin mendapat tempat yang baik, dan saya juga setuju, mereka itu perlu disiapkan tempat yang baik. Dengan catatan mereka juga harus menaati segala ketertiban yang harus dipenuhi selama menjual apa yang menjadi karya atau produk yang mereka tawarkan. Bagi saya justru diberdayakan dan ditingkatkan mereka," kata Agus.
Agus tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Dia sempat memasuki dua gedung bersejarah museum Fatahillah dan museum Wayang.
Baca Berita Menarik Lainnya:
Tompi: Saya Bukan Ahokers, Tapi..
Akhirnya, SBY Bicara Aksi 4 November Sampai Isu Harta Rp9 Triliun
Foto Celine Evangelista Perutnya Buncit, Hamil oleh Stefan?
Kocak! Goyang Dumang, Kakek Ini Gegerkan Medsos
Djarot Baru Tahu Foto Ahok Beredar di Suriah
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo