Juru Bicara Ahok-Dharot, Bestari Barus, sepakat dengan calon petahana Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah menyatakan tak akan mundur dari pencalonan dalam bursa Pilkada Jakarta 2017. Dengan begitu, mereka tak dapat memenuhi tuntutan demonstran 4 November 2016.
"Kita (Tim Pemenangan) sepakat apa yang disampaikan Pak Ahok, kita mendukung polri menuntaskan kasus ini (dugaan penistaan agama). Ingat menuntaskan bukan ini si A atau si B yang salah," ujar Bestari di Jalan Borobudur, nomor 18, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2016).
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem DKI Jakarta ini meminta kepada semua pihak, khususnya ormas Islam menyerahkan kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Ahok ke polisi.
"Kalau sudah gelar perkara nanti, kalau itu sudah ditetapkan (bersalah atau tidak) harus diterima sejumlah pihak," kata Bestari.
Diketahui, walupun dituntut untuk mundur oleh sejumlah ormas Islam dalam unjuk rasa Jumat kemarin, Ahok menyatakan dengan tegas menolak untuk mundur.
"Terus masa saya mundur, saya katakan saya tidak mungkin mundur," ujar Ahok di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/201) kemarin.
Menurut Ahok, dirinya akan melanggar aturan Komisi Pemilihan Umum apabila mundur begitu saja. Mantan Bupati Belitung Timur ini rela diproses hukum dan dipenjara daripada harus mundur.
"Saya lebih ikhlas, rela kalau salah proses hukum. Ya tangkap saya, penjarakan saya saja. Daripada saya harus mundur, ini jelas posisinya," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok Ungkap Borok Tata Kelola Pertamina 20132024, Pengamat Desak Kejaksaan Lakukan Ini
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan
-
5 Poin Geger Kesaksian Ahok: Heran Kekuatan Riza Chalid, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik