Suara.com - Calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali membatalkan kampanye. Sore ini, pasangan Djarot Saiful Hidayat sejatinya kampanye di Jalan Kedoya Raya, RT 3, RT 6, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tapi dibatalkan karena ada sekelompok warga yang demonstrasi untuk menolak kedatangan Ahok.
Dalam jumpa pers di rumahnya, Perumahan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Ahok mengaku khawatir jika tetap datang ke Kedoya, akan terjadi bentrokan antara warga dan polisi.
"Harusnya kita turun tadi, pas saya putar dua kali polisinya banyak yang pegang gas air mata dan rotan. Dan kondisi lalu lintas macet," ujar Ahok.
Ahok tidak menginginkan gara-gara kampanye, ada warga yang tak bersalah menjadi korban keributan.
"Kalau misalnya turun, polisi tahan warga (yang mau ngejar) dan terjadi lempar-lemparan kan kasihan anak kecil dan kalau ada mobil yang kena gimana?" Ahok menambahkan.
Sebelum memutuskan membatalkan kampanye, Ahok mengitari kawasan Kedoya selama dua kali dengan mobil, untuk mempelajari situasi. Ketika itu, dia menyaksikan banyak anak-anak dan ibu-ibu di sekitar daerah yang akan didatangi.
"Saya pikir kalau saya turun pasti macet. Nggak mungkin kalau saya udah turun terus kembali naik mobil. Kalau protapnya polisi nutupin saya, saya diamankan, digiring kayak pengamanan Presiden," kata Ahok.
"Mumpung mereka belum melihat mobil saya, kita jalan saja," Ahok menambahkan.
Berita Terkait
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir