Suara.com - Sebagai salah satu pihak pelapor dalam penyeldikan kasus dugaan penistaan yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ormas FPI rencananya akan mendatangi Bareskrim Polri, Senin (14/11/2016) siang nanti.
Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengatakan kedatangannya untuk menyerahkan bukti yurisprudensi dan pendapat hukum pelapor untuk kelengkapan berkas gelar perkara kasus Ahok yang rencananya akan dilaksanakan di Mabes Polri, Selasa (15/11/2016) besok.
"Siang nanti serahin yurisprudensi ke Bareskrim Mabes Polri yang di KKP. Jadi kira akan berkas-berkas berhubungan dengan yurisprudensi itu nanti siang untuk kelengkapan gelar perkara besok," kata Habib Novel saat dihubungi Suara.com, Senin (14/11/2016).
Dia juga mengatakan rencana penyerahan laporan tersebut nantinya dirinya juga akan didampingi beberapa pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA)
"Untuk hari ini atas nama saya sebagai pelapor berserta ACTA yang mendampingi. Ini sebagai sikap saya sebagai pelapor pertama. Waktu bikin laporan kita juga didampingi ACTA," kata dia.
Terkait penyelidikan kasus Ahok, Habib Novel mengaku telah dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi pelapor. Dalam kasus ini, setidaknya ada sebanyak 11 laporan yang dibuat para pelapor dari Jakarta dan berbagai daerah.
"Kalau sebelumnya udah klarifikasi. Ini kan masih tingkat penyelidikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029
-
Tragis! 5 Fakta Kasus KDRT Suami Bakar Istri di Padang Lawas Utara, Korban Disiram 1,5 Liter Bensin
-
Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Respons Cepat Kemensos, Bantuan dan Dapur Umum Disiapkan untuk Korban Bencana di Tegal
-
Untar Hormati Keputusan Keluarga Lexi Valleno Havlenda, Tegaskan Komitmen Penyelesaian
-
Polisi Ungkap Pola Pelaku Tawuran di Jakarta: Saling Tantang di Medsos hingga Konsumsi Obat Keras
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa
-
Di Balik Polemik: Mengapa Reformasi Polri di Bawah Presiden Dipilih Komisi III DPR?