Suara.com - PT Transportasi Jakarta menetapkan ada 11 kriteria masyarakat yang menerima dispensasi penggratisan ongkos transportasi bus Transjakarta.
"Perusahaan kami tidak melulu menggarap proyek komersial, pelayanan sosial pun dilakukan dengan menggratiskan ongkos kepada 11 kriteria warga," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono di Bekasi, Kamis.
Kriteria penumpang itu dicantumkan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 160 tahun 2016.
Mereka adalah kaum lanjut usia, warga penerima beras untuk rakyat miskin, penyandang disabilitas, penghuni rusun, warga Kepulauan Seribu, dan lainnya.
"Sejauh ini baru terpenuhi 8.000 penumpang dari 11 kriteria tersebut. Adapun budget yang kami siapkan sampai 20.000 penumpang," katanya.
Dikatakan Budi, pihaknya juga tengah mempertimbangkan penambahan kriteria warga yang akan digratiskan naik Transjakarta.
"Kami menerima usulan dari Pemerintah Kota Bekasi agar warganya digratiskan naik Transjakarta," katanya.
Menurut dia, jumlah warga Kota Bekasi yang selama ini memanfaatkan bus Transjakarta tercatat sebanyak 20.000 orang per hari.
"Jadi masih memungkinkan memfasilitasi usulan Kota Bekasi dengan sisa dana yang kita alokasikan," katanya.
Budi menambahkan, PT Transportasi Jakarta memang fokus menggarap pelayanan bagi warga Kota Bekasi.
Usulan itu akan dibahas lebih lanjut bersama sejumlah pihak terkait.
"Permintaan itu kami tampung, nanti akan kami olah, apa memungkinkan dipenuhi atau tidak," katanya.
Salah satu layanan yang sudah diluncurkan untuk peningkatan layanan di Kota Bekasi ialah perpanjangan waktu operasional bus yang melayani rute menuju Kota Bekasi.
"Dari semula batas jam operasional sampai 22.00 WIB, kini kami perpanjang hingga 23.00 WIB dan 24.00 WIB. Sebab sebagian toko di Jakarta baru tutup pukul 22.00 WIB," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
-
JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
-
JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman