Suara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap lima orang di Desa Lubang Buaya, Setu, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (18/11/2016) siang tadi. Penangkapan dilakukan karena kelima orang berinisial WW, S, R, D dan AU dicurigai sebagai terduga teroris.
"Masih dalam pemeriksaan," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar kepada wartawan Jumat siang.
Mantan Kapolda Banten itu menolak memberikan keterangan penangkapan kelima orang tersebut apakah berkaitan dengan aksi teror yang belakangan terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Tim Densus masih melakukak pemeriksaan secara mendalam terhadap kelima terduga teroris yang telah diringkus
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Komisaris Besar Rikwanto mengatakan pihak akan terus mengantisipasi serangkaian rencana serangan dari kelompok teroris yang memanfatkan jelang pergantian tahun.
"Potensi akan ada, selalu. Kalau diam-diam itu bukan mereka tidak bergerak. Makanya kami selalu cari mereka," kata Rikwanto.
Tag
Berita Terkait
-
Bom Bunuh Diri di Pesta Pernikahan di Irak Tewaskan 15 Orang
-
Polisi Tetapkan Lima Tersangka Kasus Teror Bom Gereja Samarinda
-
Bom Gereja Samarinda Dinilai Tak Berkaitan dengan Aksi 4 November
-
Pascabom Samarinda, DPR Mau RUU Terorisme Dibahas Lebih Serius
-
ISIS Klaim Ledakan Tempat Suci di Pakistan, 52 Orang Tewas
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan
-
Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung
-
Kejagung Ungkap Alasan Pencopotan Empat Kajari: Tak Profesional dan Konflik Kepentingan
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem