Suara.com - Pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab telah memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Rabu (23/11/2016). Rizieq mengaku kedatangannya itu untuk melengkapi keterangannya sebagai ahli agama dari pihak pelapor.
"Saya datang ke Bareskrim Mabes Polri dalam rangka untuk penyempurnan BAP saya selaku saksi ahli agama dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok," kata Rizieq di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.
Rizieq mengatakan ada materi yang harus dilengkapi perihal keterangan dan alat bukti ketika dirinya diminta keterangan sebagai ahli dalam tahap penyelidikan kasus Ahok.
"Jadi berdasarkan hasil gelar perkara kemarin, ada materi yang saya lihat harus dilengkapi. Termasuk penyertaan bukti yang harus disempurnakan dan dalil-dalil. Yang ditata rapi," katanya.
Rizieq yang ditiba sekitar pukul 09.30 WIB didampingi anggota FPI. Pihak kepolisian juga turut melakukan penjagaan ketat terkait kedatangan Rizieq ke kantor Bareskrim Polri.
Dia berharap berkas kasus Ahok segera bisa dinyatakan lengkap sehingga bisa segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk disidangkan.
"Sengaja saya datang lebih cepat, agar berkas itu segera selesai agar besok atau lusa segera dilimpahkan ke kejaksaan. Supaya lebih cepat lagi di P21 dan lebih cepat lagi untuk digelar sidang," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan