Suara.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan survei menjelang pilkada Jakarta, mulai tanggal 15 November 2016 sampai 22 November 2016. Hasil survei menyebutkan 40 persen responden meyakini Buni Yani tidak bersalah. Buni Yani adalah pengunggah potongan video pidato Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berisi surat Al Maidah ayat 51. Saat ini, Buni Yani telah ditetapkan menjadi tersangka.
"Responden menganggap Buni Yani hanya meng-upload saja, tidak ada niat buruk," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi di kantor Indikator Politik Indonesia, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).
"Sedangkan 27 persen warga yakin Buni Yani sengaja melakukan kesalahan. Sementara, 33 persen tidak menjawab," Burhanuddin menambahkan.
Hasil survei juga menyebutkan sebanyak 70 persen responden mengenal Buni Yani melalui media massa dan media sosial.
"Yang tak kenal Buni Yani hanya 30 persen. Kebanyakan tahu melalui media massa dan sosial," kata Burhanuddin.
Survei lembaga Indikator Politik Indonesia dilakukan sebelum Buni Yani ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus penghasutan dengan SARA.
Survei dilakukan secara tata muka, mulai tanggal 15 November 2016 sampai tanggal 22 November 2016, dengan melibatkan 798 orang dari 800 responden yang direncanakan (99,75 persen).
Survei menggunakan metode multistage random of sampling dan margin error sebesar kurang lebih 3,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Megawati Apresiasi Panen Jagung GNTI, Produktivitas Disebut Lampaui Metode Konvensional
-
Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP
-
Ribuan Ikan Mati Mengambang di Karawang, Warga Diminta Jangan Konsumsi
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Jakarta dan Surabaya Tidak Perlu Antre Imigrasi
-
Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi
-
Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan
-
Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing