Suara.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, berjanji membenahi pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Jakarta jika terpilih.
"Masih banyak warga Jakarta yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Bahkan, tidak sedikit yang ditolak," kata Anies saat menemui warga Gang Taniwan di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).
Anies mengaku mengenal jajaran direksi BPJS Kesehatan saat ini dan berjanji akan membicarakan pelayanan kesehatan bagi peserta program BPJS Kesehatan di Jakarta.
"Nanti akan saya bicarakan agar pelayanan untuk warga Jakarta bisa disederhanakan," ujarnya.
Guna meningkatkan pelayanan bagi peserta program BPJS Kesehatan di Jakarta, Anies juga berjanji mengupayakan agar rumah sakit swasta di Jakarta yang masuk dalam jaringan penyedia layanan BPJS Kesehatan bisa lebih banyak.
Dia juga berencana menambah kapasitas rumah sakit supaya bisa menampung lebih banyak pasien.
Disambut Pantun
Saat tiba di Gang Taniwan, tokoh warga setempat bernama Nasir alias Bang Kitik menyambut Anies dengan pantun Betawi.
"Bikin janur ditusukkan. Naik jukung tangkap gurame. Calon gubernur lagi blusukan. Kita dukung ramai-ramai," demikian pantun Nasir.
Anies, yang mengikuti Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 bersama Sandiaga Uno sebagai calon wakil gubernur, mengunjungi permukiman warga untuk memperkenalkan diri serta menyampaikan visi, misi dan program sebagai calon kepala daerah dalam rangkaian kegiatan kampanyenya.
Anies dan Sandiaga bersaing dengan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni serta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dalam pilkada Jakarta 2017. (Antara)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker