Suara.com - Tim sukses pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Anggawira, menyatakan pilkada Jakarta periode 2017-2022 merupakan ujian rekam jejak sekaligus ajang untuk menunjukkan sistem meritokrasi. Hal ini disampaikannya menyusul sindiran tim sukses Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang tersinggung dengan ucapan Anies manakala mempertanyakan kontribusi yang pernah diberikan Agus terhadap warga Jakarta, dan jumlah staf yang pernah dipimpinnya.
“Pilkada DKI Jakarta memang merupakan ujian rekam jejak sekaligus ajang untuk menjunjung tinggi meritokrasi. Dimana orang yang telah banyak memberi kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki rekam jejak positif pantas mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tanggungjawab sesuai dengan keahlian dan pengalamannya. Jakarta ini merupakan Ibu Kota Negara yang tidak boleh diserahkan kepada pemimpin yang belum mumpuni dan berpengalaman, ” ujar Anggawira.
Anggawira meluruskan perkataan Anies bukan bermaksud untuk menyerang Agus sehingga tim sukses Agus-Sylvi tidak perlu terlalu resah.
“Sama sekali tidak ada niatan dan maksud untuk menyerang. Tim Agus-Sylvi tak perlu seperti kebakaran jenggot jika kandidatnya mendapat kritik atau masukan dari pesaingnya. Justru, Mas Anies mengajak masyarakat untuk membandingkan kinerja dan prestasi yang pernah diukir oleh setiap paslon. Karena untuk memilih calon pemimpin memang dibutuhkan perbandingan supaya masyarakat bisa menentukan mana yang terbaik dari yang terbaik,” kata Anggawira.
Anggawirya menegaskan kritik dan koreksi adalah hal yang baik jika berdasarkan fakta dan data tentu tujuannya untuk mencapai perbaikkan
“Masalah ini tidak perlu dibesar-besarkan. Mari kita fokus untuk menunjukan kinerja terbaik kita, dengan selalu memgutamakan demokrasi sejuk dalam persaingan ini,” kata Anggawira.
Sebelumnya, Anies mengatakan dirinya meminta semua warga Jakarta untuk membandingkan cagub-cawagub yang ada. Pernyataan tersebut dikeluarkan bukan saja untuk membandingkan Agus. Perbandingan dilakukan masyarakat agar semua calon terlihat obyektif.
"Saya malah mengajak kepada semua untuk justru hak warga Jakarta itu adalah untuk membandingkan. Kalau warga Jakarta enggak boleh membandingkan terus gimana, bandingkan Anies, Agus, Basuki. Bandingkan saja dalam semua aspek, jadi warga Jakarta bisa menilai dengan objektif," kata Anies di Jalan Darma Wanita V, RT 9, RW 1, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (28/11/2016).
Pernyataan tersebut dikatakan Anies tidak saja menyasar kepada Agus, tapi semua calon yang ada termaksud dirinya. Agar masyarakat membandingkan kinerja yang pernah dilakukan setiap cagub-cawagub.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun