Suara.com - Pengunjung acara Car Free Day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia merasa tidak nyaman dengan hadirnya acara aksi "Kita Indonesia" yang melibatkan ribuan orang.
Lauren, Warga Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, mengaku terganggu dengan aksi tersebut karena aktivitas olahraganya tak maksimal.
"Terganggu banget. Mau jalan susah. Banyak sampah. Bikin pusing. Jogging biasanya nggak seramai ini," kata Lauren.
Seorang warga lainnya bernama Fabian juga mengutarakan hal senada. Anggota komunitas inline skate di Jakarta itu jadi tak bisa menjalankan hobinya di Jalan Diponogoro tepat di depan Hotel Mandarin Oriental. Di tempat itu juga digelar panggung budaya.
"Ini mah kebanyakan yang dagang dari pada yang aksi. Mana pada pakai kaos partai," keluhnya.
Untuk diketahui, aksi "Kita Indonesia" merupakan pawai budaya yang juga diisi 10 panggung hiburan yang tersebar mulai dari ujung Jalan Jenderal Sudirman, hingga ujung jalan MH Thamrin, di sisi Monumen Nasional.
Panggung utama berada di depan Hotel Indonesia. Acara ini akan diselenggarakan mulai pukul 07.00 hingga 11.00WIB.
Tujuan penyelenggaraan acara ini adalah untuk mengawal dan mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sekaligus mengingatkan, masyarakat Indonesia hidup dalam keberagaman, juga dalam kehidupan beragama.
Berita Terkait
-
Novanto dan Cak Imin Puji Cara Jokowi Kendalikan Aksi 212
-
Ini yang Terjadi di Glodok Saat Semuanya Fokus Aksi 212 di Monas
-
Artis-artis Nongol di Aksi 212: Banyak yang Bilang Inilah, Itulah
-
Jokowi Bikin Payung Biru Jadi Tren Baru, Kaesang: Hahaha
-
Rizieq Ajak Anggotanya Pergi: Ayo Pulang, Jangan Kumpul Lagi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan