Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono tidak mempermasalahkan sikap Sri Bintang Pamungkas menolak menandatangani berita acara pemeriksaan polisi sebagai tersangka kasus dugaan makar.
"Nggak masalah," kata Argo, Selasa (6/12/2016).
Argo mengatakan penyidik akan menyusun berita acara tentang penolakan Sri Bintang menandatangani berita acara pemeriksaan.
"Nanti kita buatkan berita acara penolakan penandangtanganan BAP," kata Argo.
Argo menambahkan dari 11 tersangka hanya Sri Bintang Pamungkas yang menolak teken BAP.
"Sri Bintang doang saja dan tak ada masalah," kata dia.
Sebelumnya, Erna, istri Sri Bintang, mengatakan suaminya menolak di BAP penyidik Polda Metro Jaya karena tak merasa melakukan percobaan makar
"Karena dia (Sri Bintang) bukan makar," kata Erna di Polda Metro Jaya, Senin (5/12/2016).
Erna tidak percaya suaminya merencanakan makar. Erna menyatakan Sri Bintang tidak ikut pertemuan dengan sejumlah aktivis di kampus Universitas Bung Karno pada 1 Desember 2016.
Dia menambahkan Sri Bintang hanya mengetik surat yang akan ditujukan kepada DPR untuk meminta Sidang Istimewa, dan berencana ke Hankam Mabes untuk bertemu Panglima TNI guna menyerahkan surat berstempel DPR.
Erna mengakui Sri Bintang pernah berorasi mengajak massa berkumpul di DPR untuk mendesak Sidang Istimewa, namun tidak mengajak makar terhadap pemerintahan yang sah.
Berita Terkait
-
Polemik Pasal Penghinaan Presiden KUHP, Jokowi Saja Pertanyakan Urgensinya
-
Peringatan Hari Migran Internasional, Partai Buruh Singgung Pasal Penghinaan Presiden Dalam UU KUHP
-
Bukan Buat Lindungi Jokowi? Mahfud MD Ungkap Siapa yang Untung Lewat KUHP Pasal Penghinaan Presiden
-
'Gundulmu!' Kaesang Ngegas saat Memenya Tentang Jokowi Diadukan Warganet
-
Usulan ICJR ke DPR: Ancaman Penjara Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP Diganti Kerja Sosial
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!