Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi bersama Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd A El Fout Arafiq, mengatakan pihaknya masing - masing akan mencabut laporan di kepolisian. Pencabutan laporan ke Polda Metro Jaya akan dilakukan pada Rabu (7/12/2016) besok.
"Iya, rencana kami berdua akan mendatangi Polda Metro untuk mencabut laporan, besok sekitar pukul 12.00 WIB," kata Fayakhun di DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).
Sementara itu Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham memaklumi kedua kadernya yang sempat terlibat perkelahian. Menurut Idrus, kesalahpahaman ini terjadi mengingat keduanya sedang kelelahan usai acara kegiatan Indonesia Kita di Car Free Day pada Minggu (4/12/2016) lalu. Setelah dilakukan mediasi, keduanya sepakat akan mencabut laporan di Polda Metro Jaya.
"Ya, anak muda bagian kreativitas dalam dinamika itu biasa. Itu akumulasi kecapean dengan kegembiraan. Yang penting laporan mereka keduanya, besok di cabut nggak ada permasalahan lagi," ujar Idrus.
Seperti diketahui, terjadi kasus pemukulan oleh Fahd ketika Fayakhun dianggap tidak berhasil mendatangkan 10 ribu orang ke dalam aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada 4 Desember lalu.
Tidak terima kasus pemukulan tersebut Fayahkhun pun melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya. Belakangan, Fahd juga melapor balik Fayakhun karena dianggap mencoreng nama baiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran