Calon gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibawa pakai mobil barracuda dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara [suara.com/Bowo Raharjo]
Usai menjalani sidangan perdana perkara penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dievakuasi dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, dengan armada barracuda milik Polri. Ahok meninggalkan gedung sekitar pukul 12.00 WIB.
Polisi membawa Ahok dengan mobil barracuda demi keamanan, mengingat saat ini ratusan warga tengah demonstrasi untuk menuntut Ahok ditahan.
Mobil barracuda menembus kerumunan massa yang memenuhi depan gerbang Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
"Tangkap, tangkap, tangkap si Ahok, tangkap si Ahok sekarang juga," kata orator yang berdiri di atas mobil komando di Jalan Jalan Gajah Mada.
Tak lama setelah Ahok pergi, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Dwiyono menyampaikan terima kasih kepada semua warga yang hadir di pengadilan.
"Terima kasih kepada semua yang telah hadir, sidang hari ini sudah selesai, kami imbau kepada seluruh warga agar pulang ke rumah masing-masing," kata Dwiyono.
Namun, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana membantah jika Ahok dievakuasi dengan mobil barracuda.
"Tidak (naik barracuda), beliau keluar seperti jalur biasa. Polisi dalam rencana pengamanan berbagai kemungkinan yang terjadi harus disiapkan. Alhamdulillah barracuda hari ini tidak kita gunakan. Pak Ahok menggunakan kendaraan seperti biasa," ujar Suntana.
Sidang hari ini dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa dan penyampaian nota keberatan oleh terdakwa.
Sidang akan dilanjutkan Selasa (20/12/2016) dengan agenda tanggapan atas nota keberatan.
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
7 Cara Ampuh Menghilangkan Luka Bekas Knalpot, Jangan Tunggu sampai Menghitam
-
Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia